Sate Madura

Makanan khas Jawa Timur tepatnya dari Madura yaitu Sate dengan tambahan bumbu kacang diatasnya dan taburan bawang diatasnya, disajikan dengan penuh kasih sayang

Kepiting soka

Kepiting soka, makanan ini ciri khas dari Kalimantan Utara dengan cita rasa asam manis

Rendang

Masakan Rendang ini berasal dari Sumatra Barat, yang terbuat dari daging sapi pilihan agar tidak alot

Batagor

Batagor ini adalah makanan ciri khas dari Provinsi Jawa barat tepatnya di kota Bandung

Gudeg

Gudeg, makanan ini berasal dari jogja bercitarasa asam manis, berbahan dasar dari nangka yang belum matang yang dimasak dengan campuran santan.

Senin, 16 Desember 2024

17 Makanan Khas Sumatera Selatan yang Wajib Moms Coba!


placeholder
Artikel ditulis oleh Gifari Zakawali
Disunting oleh Adeline Wahyu

Makanan khas Sumatera Selatan terkenal dengan kekayaan kuliner yang menggugah selera.

Meskipun pempek menjadi ikon kuliner dari provinsi ini, ada banyak makanan khas Sumatera Selatan lainnya yang tak kalah lezat dan wajib Moms coba.

Mulai dari hidangan utama hingga camilan manis, semua kuliner ini memiliki cita rasa yang khas dan unik.

Yuk, simak daftar makanan khas Sumatera Selatan yang bisa Moms nikmati saat berwisata kuliner ke provinsi ini!

Makanan Khas Sumatera Selatan

Berikut adalah kumpulan makanan khas Sumatera Selatan yang bisa Moms ketahui!

1. Model

Makanan Khas Sumatera Selatan
Foto: Makanan Khas Sumatera Selatan (Makananoleholeh.com)

Model adalah salah satu variasi dari pempek yang disajikan dengan kuah kaldu udang yang gurih, bukan kuah cuko seperti pempek pada umumnya.

Isian model terbuat dari tahu yang dibungkus dengan adonan pempek dan disajikan bersama bihun, timun, dan taburan ebi.

Ada dua jenis model yang bisa Moms coba: model ikan dan model gendum.

Model ikan dibuat dari bahan dasar ikan, sementara model gendum terbuat dari tepung terigu.

2. Mie Celor

Makanan Khas Sumatera Selatan Mie Celor
Foto: Makanan Khas Sumatera Selatan Mie Celor (Pinterest.com)

Mie Celor adalah hidangan mie yang disajikan dengan kuah santan yang kental dan kaldu ebi atau udang.

Mie yang digunakan berukuran besar dan mirip dengan udon, diberi pelengkap seperti telur rebus, tauge, dan taburan bawang goreng.

Mie Celor memiliki rasa yang gurih dan lezat, sangat cocok untuk sarapan atau makan siang.

3. Kue 8 Jam

Makanan Khas Sumatera Selatan Kue 8 Jam
Foto: Makanan Khas Sumatera Selatan Kue 8 Jam (Cookpad.com)
webtorial-nestle-asupan-gizi-untuk-mencegah-stunting

Kue 8 Jam adalah kue tradisional Palembang yang biasanya disajikan saat Lebaran atau acara-acara istimewa.

Nama kue ini diambil dari proses pembuatannya yang membutuhkan waktu delapan jam.

Terbuat dari telur bebek, gula, mentega, dan susu kental manis, kue ini memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang manis.

4. Brengkes Tempoyak

Makanan Khas Sumatera Selatan Brengkes Tempoyak
Foto: Makanan Khas Sumatera Selatan Brengkes Tempoyak (Pinterest.com)

Brengkes Tempoyak adalah hidangan khas Sumatera Selatan yang dibuat dari ikan patin yang dimasak dengan tempoyak, yaitu fermentasi durian.

Rasa asam dari tempoyak berpadu dengan gurihnya ikan patin menciptakan sensasi rasa yang unik dan khas.

5. Lenggang

Makanan Khas Sumatera Selatan Lenggang
Foto: Makanan Khas Sumatera Selatan Lenggang (Pinterest.com)

Lenggang adalah varian pempek yang dibuat dengan membungkus adonan pempek lenjer dalam telur, kemudian dipanggang dalam daun pisang.

Hidangan ini memiliki aroma yang harum dan rasa yang gurih, disajikan dengan saus cuka yang asam dan pedas.

6. Tekwan

Makanan Khas Sumatera Selatan Tekwan
Foto: Makanan Khas Sumatera Selatan Tekwan (Pinterest.com)

Tekwan adalah sup khas Palembang yang terdiri dari bola-bola kecil yang terbuat dari campuran ikan dan tepung tapioka.

Bola-bola tekwan disajikan dalam kuah kaldu udang yang gurih, dilengkapi dengan sohun, potongan bengkuang, jamur, dan taburan bawang goreng.

7. Laksan

Makanan Khas Sumatera Selatan Laksan
Foto: Makanan Khas Sumatera Selatan Laksan (Pinterest.com)

Laksan mirip dengan pempek, tetapi disajikan dengan kuah santan yang gurih, mirip dengan kuah lontong sayur.

Hidangan ini terbuat dari campuran ikan dan tepung sagu yang dibentuk pipih, kemudian disajikan dengan kuah santan berempah.

8. Celimpungan khas Sumatera Selatan

Makanan Khas Sumatera Selatan Celimpungan
Foto: Makanan Khas Sumatera Selatan Celimpungan (Pinterest.com)

Celimpungan adalah makanan yang terbuat dari adonan sagu dan ikan, mirip dengan pempek.

Namun, celimpungan disajikan dengan kuah santan kuning yang kental dan kaya rempah, memberikan rasa yang lebih gurih dan kaya dibandingkan dengan pempek.

6 Makanan Khas Kalimantan Selatan, Warisan Kuliner yang Wajib Dicoba

 Jelajahi kelezatan 15 makanan khas Kalimantan Selatan, dari Soto Banjar hingga Gangan Asam. Temukan cita rasa autentik dan sejarah di balik hidangan tradisional yang menggoda selera ini.

Liputan6.com, Jakarta Ada banyak makanan khas daerah Kalimantan Selatan yang bisa kamu pilih ketika berkunjung ke salah satu kota di provinsi ini. Di setiap daerahnya, tentunya makanan memiliki ciri khasnya masing-masing. Begitu juga dengan makanan yang ada di daerah Kalimantan Selatan ini.

Makanan khas daerah Kalimantan Selatan memiliki keunikan mulai dari penggunan bahan-bahan untuk memasak hingga cara penyajiannya. Tak banyak makanan khas daerah Kalimantan Selatan ini berawal dari produksi rumahan, yang kemudian dijajakan secara luas.

Karena hampir semua makanan yang ada di Kalimantan Selatan diolah dengan tangan ahlinya alias warga lokal, maka untuk keunikan cita rasanya tidak perlu diragukan lagi. Mulai dari makanan khas daerah Kalimantan Selatan yang sudah populer, hingga makanan yang masih belum banyak dijajakan secara bebas wajib dicobain.

Berikut ini Liputan6.com, Senin (23/9/2019) telah merangkum dari berbagai sumber beberapa makanan khas daerah Kalimantan Selatan yang memiliki cita rasa dan nama unik yang sayang sekali jika tidak dicicipi.

2 dari 6 halaman

1. Soto Banjar

Makanan khas daerah Kalimantan Selatan yang sudah cukup populer adalah Soto Banjar. Tingkat kepopuleran makanan ini terbukti dari sudah banyak tersedianya warung-warung makan yang menyediakan soto Banjar ini. Walaupun sudah bisa dinikmati di luar Kalimantan Selantan, namun enggak ada salahnya untuk mencicipi Soto Banjar dengan cita rasa yang sesungguhnya di kota aslinya, yiatu Banjarmasin.

Soto Banjar memiliki penyajian yang berbeda dengan soto yang ada di kota-kota lainnya. Bedanya adalah banyaknya isian yang tersedia dalam satu porsi mangkuknya. Isi yang ada di dalam semangkuk Soto Banjar enggak hanya bihun dan suwiran ayam. Melainkan juga ada telur rebus dan taburan bawang goreng.

Menariknya lagi, penggunaan ayam di Soto Banjar adalah ayam kampung. Selain itu, dalam semangkuk Soto Banjar juga ada perkedel kentang. Keunikan lainnya, kalau soto pada umumnya dihidangkan dengan nasi putih, berbeda dengan penyajian Soto Banjar yang menggunkan lontong atau ketupat.

2. Sop Mutiara

Sop Mutiara merupakan sajian berkuah yang menjadi salah satu makanan khas yang dicari di Kalimantan Selatan, khususnya di Banjarmasin. Keunikan hidangan ini terletak pada "mutiara"nya yang terbuat dari daging ayam giling yang dibentuk bulat-bulat kecil menyerupai bakso mini. Pembuatan bulatan daging ini membutuhkan ketelitian dan keterampilan khusus agar ukurannya bisa seragam.

Ciri khas lain dari Sop Mutiara adalah kuahnya yang menggunakan campuran susu dan rempah-rempah seperti pala, bawang merah, dan bawang putih. Kombinasi ini menciptakan kuah yang kental, creamy, dan sangat gurih, berbeda dengan sup pada umumnya. Penggunaan susu dalam kuah memberikan sentuhan unik yang membuat hidangan ini cocok dinikmati saat cuaca dingin atau hujan.

Penyajian Sop Mutiara biasanya dilengkapi dengan taburan bawang goreng, seledri cincang, dan perasan jeruk nipis untuk menambah kesegaran. Hidangan ini sering ditemui di warung-warung makan tradisional Banjarmasin dan menjadi menu favorit untuk makan siang atau malam. Beberapa variasi modern bahkan menambahkan jamur, wortel, atau kentang untuk menambah nilai gizi.

3. Nasi Kuning Banjar

Nasi Kuning Banjar memiliki keunikan tersendiri yang membedakannya dari nasi kuning daerah lain. Penggunaan beras pera (tidak pulen) menjadi salah satu ciri khas utamanya, memberikan tekstur yang berbeda dari nasi kuning pada umumnya. Bumbu yang digunakan juga lebih sederhana, fokus pada kunyit untuk warna dan daun pandan untuk aroma.

Penyajian Nasi Kuning Banjar memiliki ciri khas dengan lauk bumbu habang (bumbu merah) dan serundeng sebagai pelengkap. Bumbu habang memberikan rasa pedas dan gurih yang khas, sementara serundeng menambahkan tekstur renyah dan aroma kelapa yang harum. Kombinasi ini menciptakan harmoni rasa yang menjadi identitas kuliner Banjar.

Makanan ini sering disajikan untuk acara-acara penting seperti pernikahan, selamatan, atau perayaan hari besar. Setiap keluarga di Banjar memiliki resep turun-temurun dengan sedikit variasi dalam bumbu dan pelengkapnya, namun tetap mempertahankan ciri khas utamanya.

4. Ketupat Kandangan

Makanan khas daerah Kalimantan Selatan selanjutnya yang wajib kamu cobain saat berkunjung ke salah satu kota di sini adalah Ketupat Kandangan. Makanan khas ini sudah cukup terkenal bagi mereka yang tinggal di Kalimantan Selatan dan sekitarnya. Nama makanan ini berasal dari daerah di Kalimantan Selatan, yaitu Kandangan.

Bahan utama untuk membuat seporsi sajian ini adalah beras. Nantinya beras akan dibuat menjadi ketupat yang memiliki tekstur lebih keras dibandingan dengan ketupat lainnya yang pernah ditemui. Ketupat kemudian disajikan bersama dengan kuah yang agak keruh, karena penggunaan santan dalam campurannya guna menambah cita rasa.

Nah, untuk lauk pendamping makanan ini biasanya disajikan dengan ikan haruan atau ikan gabus. Teknik mengolah ikan ini tidak digoreng, malainkan dimasak langsung bersama kuah santannya. Buat kamu yang sedang berkunjung ke Kalimantan Selatan, wajib untuk mencoba masakan khas dengan cita rasa unik ini.

5. Nasi Itik Gambut

Nasi Itik Gambut merupakan hidangan ikonik yang berasal dari daerah Gambut, Kalimantan Selatan. Keistimewaan hidangan ini terletak pada pengolahan itik yang dimasak dengan bumbu khas Banjar hingga menghasilkan daging yang empuk dan bumbu yang meresap sempurna. Proses memasaknya memakan waktu cukup lama untuk memastikan daging itik tidak alot.

Bumbu yang digunakan merupakan perpaduan rempah-rempah lokal yang menciptakan rasa pedas dan manis yang seimbang. Penggunaan daun pisang sebagai pembungkus saat penyajian tidak hanya menambah aroma khas tetapi juga menjaga kehangatan makanan. Setiap porsi biasanya dilengkapi dengan acar segar yang menyeimbangkan rasa gurih dari itik.

Hidangan ini menjadi salah satu menu favorit wisatawan yang berkunjung ke Kalimantan Selatan. Popularitasnya telah mendorong berbagai rumah makan untuk mengembangkan variasi dalam penyajiannya, meski tetap mempertahankan cita rasa asli yang khas.

6. Cacapan Asam

Cacapan Asam adalah sambal tradisional khas Banjar yang memiliki cita rasa kompleks dengan perpaduan rasa pedas, asam, dan gurih. Kata "cacapan" dalam bahasa Banjar berarti cocolan, menunjukkan fungsinya sebagai pendamping hidangan utama. Pembuatannya melibatkan kombinasi cabai rawit khas Banjar, asam jawa, bawang merah, dan terasi bakar.

Keunikan Cacapan Asam terletak pada penggunaan berbagai buah asam lokal seperti gandaria, mangga asam, limau wangkang, dan binjai yang menambah dimensi rasa segar dan asam. Proses pembuatannya memerlukan ketelitian dalam memadukan proporsi bahan agar menghasilkan rasa yang seimbang. Terasi yang digunakan harus dibakar terlebih dahulu untuk menghasilkan aroma yang khas.

Sambal ini biasa disajikan sebagai pendamping berbagai hidangan Banjar, terutama untuk lauk yang dibakar, direbus, atau diasinkan. Popularitasnya telah mendorong produksi Cacapan Asam dalam bentuk kemasan botol, memudahkan wisatawan untuk membawanya sebagai oleh-oleh.