Senin, 16 Desember 2024

10 Makanan Khas Bali yang Wajib Kamu Coba Kalau Liburan ke Bali Lagi

 

Bukan cuma pantainya, makanan khas Bali pun bikin kangen liburan ke Pulau Dewata!

Ngomongin Bali pasti enggak akan jauh dari pantai, villa di tepi sawah, beach club, bar, atau restoran-restoran Instagramable. Padahal makanan khas Bali pun enggak kalah ikoniknya, dan bikin Pulau Dewata selalu ngangenin banget buat semua orang.
Bahkan bertolak belakang dengan anggapan liburan ke Bali harus keluar banyak uang, hampir semua makanan khas Bali bisa kamu coba dengan harga yang sangat terjangkau! Tempat-tempat terbaik untuk menikmati makanan-makanan ini memang bukan tempat-tempat kekinian yang bakal mempercantik Instagram kamu. Tapi yang pasti, lidah dan perut kamu akan puas banget setelahnya.
Perlu dicatat kalau enggak semua makanan yang ada di dalam daftar rekomendasi Klook ini halal ya

1. Nasi Campur Bali

Nasi Campur Ayam, Makanan Khas Bali
Kredit Foto: Daniel DOP via Shutterstock
Ngomongin makanan khas Bali, tentu saja harus menyebut Nasi Campur Bali di urutan pertama. Sesuai namanya, nasi campur (atau biasa dikenal juga dengan nasi rames) pada dasarnya adalah nasi dengan berbagai lauk dan sayur. Nah, untuk Nasi Campur Bali, biasanya yang disajikan adalah nasi serta suwiran daging, lawar atau urap, dan sate lilit. 
Enggak jarang juga yang dilengkapi dengan potongan telur rebus dan kacang tanah goreng. Oh ya, jangan lupa juga dengan sambal matahnya, ya!
Saat liburan ke Bali, kamu bisa menemukan nasi campur dalam "tiga nama": nasi campur babi yang berarti disajikan dengan daging babi guling; nasi campur ayam atau nasi ayam, yang disajikan dengan ayam suwir; atau nasi pedas, yaitu warung nasi campur yang menyajikan sambal pedas sebagai jualan utamanya

2. Babi Guling

Babi Guling, Makanan Khas Bali
Kredit Foto: Chakkraphong Jinthawet via Shutterstock
Makanan khas Bali ini populer banget bahkan di kalangan turis internasional! Maklum, babi guling memang salah satu kuliner Bali yang andalan banget; bagi yang bisa mengonsumsinya (tentu aja makanan ini enggak halal, ya), menikmati babi guling pas liburan ke Bali adalah keharusan.
Sesuai namanya, babi guling adalah hidangan daging babi yang dimasak dengan cara dibakar utuh bersama berbagai rempah, lalu diputar-putar (diguling-guling) agar masak merata. Kemudian dagingnya disajikan bersama nasi campur, dengan tekstur daging yang empuk dan kaya rasa dari rempah.

3. Ayam Betutu

Ayam Betutu, Makanan Khas Bali
Kredit Foto: Oen Michael via Shutterstock
Ayam Betutu merupakan kuliner khas dari Gilimanuk, berupa ayam yang dimasak dengan rempah pedas dalam waktu lama, sehingga menghasilkan hidangan ayam yang empuk dan pedas. Makanan khas ini adalah salah satu yang paling enggak boleh dilewatkan saat liburan ke Bali, apalagi buat kamu yang suka makanan pedas.
Meski aslinya berasal dari Gilimanuk, kamu bisa menemukan ayam betutu di banyak tempat di Pulau Bali, terlebih di area wisata seperti Bali Selatan!

4. Lawar

Lawar, Makanan Khas Bali
Kredit Foto: Pande Putu Hadi Wiguna via Shutterstock
Lawar adalah makanan khas Bali berupa lauk campuran sayuran dan daging yang dimasak dengan bumbu khas. Meski aslinya dibuat dengan daging babi, namun banyak kok lawar yang dibuat dengan daging ayam atau daging bebek, jadi bisa aman dikonsumsi untuk kamu yang muslim.
Lawar gampang ditemukan dibanyak tempat, karena biasanya disajikan bersama Nasi Campur Bali.

5. Sambal Matah

Sambal Matah, Makanan Khas Bali
Kredit Foto: Odua Images via Shutterstock
Nah, untuk makanan yang satu ini juga biasanya disajikan dengan nasi campur. Bahkan saking populernya, sekarang juga banyak disajikan dengan ragam makanan lain, termasuk Salted Egg Rice yang populer banget beberapa tahun terakhir.
Yup, Sambal Matah memang udah lebih dari sekadar sambal khas bali, tetapi merupakan salah satu sambal terpopuler di Indonesia! Kamu bisa dengan mudah menemukannya di Bali terutama saat menikmati Nasi Campur khas Bali.

6. Sate Lilit

Sate Lilit, Makanan Khas Bali
Kredit Foto: Ariyani Tedjo via Shutterstock
Sate Lilit adalah makanan khas Bali lainnya yang cukup unik karena daging yang digunakan akan dicincang terlebih dahulu, baru kemudian dililit ke tusukan dari batang bambu atau malah di batang daun serai! Rasanya luar biasa enak, dan salah satu kuliner Bali lainnya yang wajib banget kamu nikmati saat liburan ke Bali.
Seperti lawar dan sambal matah, Sate Lilit juga gampang banget ditemukan terlebih di warung nasi campur. Kamu bahkan bisa menikmatinya di restoran seperti Bebek Tepi Sawah atau Bebek Bengil di Ubud.

7. Bebek Goreng

Bebek Goreng Tepi Sawah
Bebek Crispy Tepi Sawah
Bebek goreng memang bukan makanan Bali yang khas-khas banget, tapi kepopuleran dua restoran bebek, Bebek Tepi Sawah dan Bebek Bengil di Ubud bikin makanan ini juga patut masuk dalam daftar ini!
Kalau kamu mengunjungi Ubud saat liburan ke Bali berikutnya, pastikan kamu juga mencoba hidangan bebek goreng di salah satu restoran.

8. Sate Babi

Sate Babi, Makanan Khas Bali
Kredit Foto: Ariyani Tedjo via Shutterstock
Sesuai namanya, Sate Babi adalah sate yang menggunakan daging babi. Nah, cara pembuatannya juga mirip pembuatan sate ayam atau sate kambing (enggak seperti sate lilit yang menggunakan daging giling), tapi enggak disajikan dengan bumbu kacang atau bumbu kecap, ya.

9. Rujak Kuah Pindang

Rujak Kuah Pindang, Makanan Khas Bali
Kredit Foto: Odua Images via Shutterstock
Rujak memang bukan makanan khas Bali, tetapi rujak dengan bumbu kuah pindang? Nah, itu baru khas! Rujak Kuah Pindang ini memang unik karena tidak disajikan dengan bumbu rujak biasa, melainkan dengan kuah pindang ikan tuna yang dibuat pedas. Isiannya pun seperti rujak biasanya, seperti irisan mangga muda atau buah lainnya.
Berani coba rujak unik khas Bali ini?

10. Nasi Tepeng

Nasi Tepeng, Makanan Khas Bali
Kredit Foto: Ariyani Tedjo via Shutterstock
Sekilas, Nasi Tepeng memang keliatan kayak nasi campur biasa. Biasanya disajikan dengan nangka muda, ayam goreng, kacang panjang, atau telur dan dibungkus daun pisang. Tapi ada yang unik dalam persiapan dan penyajian nasinya: nasi tepeng dibuat dengan santan dan bumbu-bumbu seperti kunyit, daun salam, serta garam.
Lalu setelah akan disajikan, nasi tepeng akan disiram dengan bumbu khas dan parutan kelapa. Baru dilengkapi dengan lauk pauknya. Oh ya, uniknya lagi, tekstur nasi tepeng tidak keras seperti nasi uduk, tapi lembek.
Makanan khas ini berasal dari Gianyar, jadi kalau kamu sedang ke arah Gianyar misalnya saat berkunjung ke Bali Safari Park, kamu bisa sambil berburu Nasi Tepeng juga


0 komentar:

Posting Komentar